Tampilkan postingan dengan label jaringan bolt. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan bolt. Tampilkan semua postingan

6/05/2014

Bolt LTE internux targetkan 1 juta pelanggan

Layanan internet 4G LTE Bolt dari Internux kini telah digunakan oleh 500 ribu pelanggan sejak diluncurkan pada Desember 2013. Perusahaan telekomunikasi itu terus berusaha menambah jumlah pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan produk baru.
Internux pada Kamis (22/5/2014) meluncurkan perangkat modem Wi-Fi terbaru yang diberi nama Bolt Mobile Wi-Fi Slim seharga Rp 299.000. Dengan kehadiran produk ini, perusahaan menargetkan 500 ribu pelanggan baru sehingga total pelanggannya menjadi 1 juta.
“Kami optimis target ini bisa tercapai, karena dahulu dengan satu produk saja kita bisa dapat 500 ribu pelanggan dalam waktu 5 bulan,” kata Liryawati usai jumpa pers di Jakarta, Kamis (22/5/2014).
Selain itu, Internux juga sedang menyiapkan produk mobile Wi-Fi lainnya yang bernama Bolt Mobile Wi-Fi Max. Produk ini dijual lebih mahal dari model lainnya, yaitu Rp 399.000, dengan kapasitas baterai 3.560mAh yang diklaim dapat menopang daya hidup hingga 12 jam.
“Produk ini akan hadir dalam waktu dekat, tapi kami belum bisa memastikan kapan tanggal pastinya,” ucap Liryawati.
Dalam menawarkan produk baru, Internux menggelontorkan dana sebesar 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 806 miliar yang diambil dari total investasi 550 juta dollar AS yang disiapkan hingga 2015. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan produk mobile Wi-Fi baru serta peningkatan kualitas jaringan.
Saat ini jaringan Bolt memanfaat 2.000 BTS di kawasan Jabodetabek. Pada 2015 mendatang, perusahaan menargetkan memiliki 3.500 BTS.
Jaringan 4G LTE Bolt yang memanfaatkan spektrum frekuensi 2.300MHz hanya mencakup kawasan Jabodetabek dan hanya dapat digunakan untuk layanan data (internet), karena Internux menerapkan teknologi Long-Term Evolution Time-Division Duplex (LTE TDD).